Monthly Archives: April 2013

Bagaimana nasibnya UN?

Bandung, 27 april 2013

Seiring telah berakhirnya pelaksanaan UJIAN NASIONAL (UN) untuk tingkat SLTP/MTS dan sederajat dengan tingkat  SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C  dan sederajat, status UN masih dipermasalahkan dilihat dari berbagai aspek dan kejadian-kejadian selama pelaksanaan UN 2013 yang dominan dinyatakan GAGAL. Permasalahan yang semakin larut dalam keterpurukan menjadikan semua berbicara terkait masalah UN. Pemerintahan, DPR, MPR, Guru Besar, Dosen, guru sederajat lainnya sampai pada masyarakat serta siswa-siswi yang menjalankannya menanyakan dan mengunggkapkan harapan terhadap keberlangsungan UN.

Warna-warni Pra-pelaksanaan :

Ujian nasional

Daftar Wisudawan-wisudawati Pendidikan Teknologi Agroindustri Angkatan 2008

Daftar mahasiswa/i Pendidikan Teknologi Agroindustri yang telah diwisuda Gelombang I April 2013

NO NAMA MAHASISWA NIM
1 Ashri Indriati 0811672
2 Iseu Siti Noerbani 0811683
3 Irna Dwi Destiana 0811682
4 Jujuk Juhariah 0811687
5 Lista Eka 0811689
6 Rio Sanoka 0811775
7 Nurul Imamah 0811767
8 Fauzi Ramdhani 0811676
9 Zainal Arifin 0811786
10 Dadan Somantri 0811744
11 Andika Nurhidayat 0811670
12 Widda Siti Salsiah 0811784
13 Jubaedah Sitompul 0811686
14 Neng Siti Barkah 0811691
15 Syahriandi Akbari 0811699
16 Ervinda 0811751
17 Isabela 0811758
18 Pebriawan 0811768
19 Irma Agristiany 0811757
20 Sukma Setia Wijaya 0811780
21 Hadi Sukmana 0811754
22 Destian Kudus Irmansyah 0811748
23 Renata Bonita 0811693
24 Robetauli Simangunsong 0811695
25 Imam Ardli 0811765
26 Mulyanto 0811676
27 Hilarius Juru 0811756
28 Ismi Ajeng Rachmawati 0811684
29 Fredi Nurmita 0811678
30 Riza Apriar Rizal 0811694
31 Robertus Budiono 0811777
32 Rahmat Hidayat 0811769
33 Roby Permana 0811696
34 Aliahtul Husna 0811669
35 Tri Ratna Anggara 0811702
36 Resti Yustikavianti 0811772
37 A. Eris Eriansyah 0811666
38 Dadan Nurhuda 0811674
39 Tita Kania 0811701
40 Marlis Susriyanti 0811690
41 Ratna Juwita 0811770
42 Rickha Utari 0811773
43 Santy Andriyani 0811697
44 Rickhi Utami 0811774
45 Anita Tri Wahyuni 0811740
46 Ismawan Haris 0811759
47 Anastasia Ginting 0811739
48 Sabinus Satrio Jajong 0811779
49 Dede Risza Supiani 0811747
50 Jassen D’Noveto 0811685
51 Dodi Adrian 0811749
52 Anjun Suroyana 0811671
53 Wahyu Dwi Nugraha 0811782
54 Arman Zulkarnaen 0811743
55 Rizqi Riandi 0811776
56 Wahyu Hidayat 0811703
57 Rully Arfan Harfaz 0811778

Selamat dan sukses bagi akang-teteh 🙂

Ashri Indriati, Wisudawati Terbaik Jenjang S1 Pada FPTK

Ashri

Ashri Indriati – Pendidikan Teknologi Agroindustri 2008

Bandung – Lahir sebagai anak kedua dari dua bersaudara pada tanggal 28 September 1989 di Cianjur dari  pasangan Indra Masrin dan Nunung Siti Nursila, dimana ibunya adalah seorang guru dan ayahnya adalah seorang dosen. Ashri yang mempunyai hobby membaca, menyanyi, dan nonton film ini berhasil menjadi wisudawan terbaik jenjang S1 pada Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan yang akan diwisuda pada tanggal 17 April 2013 nanti di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia. Ashri mengambil Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, lulus dalam mempertahankan skripsinya dengan judul “Penerapan Computer Based Instruction (CBI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Kompetensi Pengolahan Lahan di SMK Negeri 1 Bojongpicung” dibawah bimbingan Dr. H. Kamin Sumardi, M.Pd., dan  Drs. Ariyano, MT pada sidang sarjana pada tanggal 8 November 2012 dengan IPK 3,89.

Kiat Sukses Kuliah Ala Ence Surahman

ence surahman

Oleh ENCE SURAHMAN

(Lulusan Terbaik Universitas Pendidikan Indonesia Gelombang I April 2013)

SUNGGUH tidak menyangka apa yang sempat kami (saya, ayah dan ibu) bicarakan sewaktu saya duduk dikelas II SD tahun 1997 dulu akhirnya bisa menjadi kenyataan. Ya, kala itu orang tua saya pernah bilang bahwa mereka akan mengikhtiarkan saya agar bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Satu-satunya alasan mereka mengatakan demikian karena dorongan dari guru-guru di SD yang menekankan kepada orang tua agar saya terus disekolahkan hal itu dikarenakan saya selalu juara satu dikelas.

Bagi keluarga kami bisa menikmati pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri, jangankan untuk bisa melanjutkan sampai keperguruan tinggi, untuk menyelesaikan sekolah dasar, bahkan sekolah menengah pertama dan atas pun hal itu tidak mudah, terlebih waktu itu belum ada yang namanya Bantuan Operasional Siswa (BOS) seperti sekarang ini, artinya pendidikan terasa cukup mahal. Apalagi jarak sekolah yang jauh, hingga akhirnya sejak SMP saya harus mulai kost dan itu menimbulkan jumlah pengeluaran semakin besar. Ditambah jarak usia saya, kakak dan adik saya yang tidak terlalu jauh, akibatnya

IRONI KARTINI

Kartini adalah satu nadi sejarah pergerakan perempuan Indonesia. Ia harus menjadi Ibrah untuk mendobrak stagnasi kaumnya. Suatu pesan yang menyatakan tegas bahwa perempuan tidak boleh kalah cerdas daripada laki-laki. Seperti Aisyah yang menunjukan kekuatan pikiran. Perempuan yang melampaui zaman. Setidaknya dengan sedikit berungkap kenyataan. Maka ia terbebas dari penindasan jiwa. (selamat untuk hari 21 April, semoga perempuan tidak lagi dalam keadaan tertindas. (Risma A. : 2013)

Hari ini katanya diperingati sebagai hari kebangkitan perempuan Indonesia. Hari ini katanya adalah hari ketika hak-hak kaum hawa Indonesia harus kembali disuarakan. Hari ini sepertinya hari berkebaya wanita Indonesia. Karena hari ini

Riung Mungpulung ’08

Riung mungpulungBandung, 16 April 2013

Jika ada yang mengatakan ”luluslah pada waktu yang tepat” maka 4 tahun adalah waktu yang tepat bagi akang teteh 2008 untuk lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia 🙂 sebagai rasa bahagia dan syukur, maka kami sebagai adik kelas yang baik hati dan sayang terhadap akang tetehnya membentuk acara temu kangen yang diberi nama “Riung Mungpulung Agroindustri”. Acara yang sayarat akan kekeluargaan  tersebut dihadiri oleh semua angkatan, khususnya adalah para wisudawan Agroindustri 🙂

Riung Mungpulung Agroindustri diisi oleh bebeapa artis lokal yang kompeten dan tak diragukan lagi aksi panggungnya. Mereka antara